Dalam periode tahun 2009 ini, HPA Indonesia dihadapkan pada sebuah pilihan yang berat akan "Perceraian" antara HPA Malaysia dan "Assabiqunal awwalun, pejuang-pejuang yang telah merintis HPA Indonesia hingga kondisi puncak seperti saat ini yang semuanya di gawangi Keluarga Kms Taufik" Wallohualam, sebuah perasaan seorang member yang jauh dari memperhatikan dinamika manajemen, menyaksikan pemandangan yang menyedihkan atas "Perceraian" tersebut.
"Habis Manis, Sepah Dibuang" mungkin sebuah ungkapan yang memberikan banyak tafsiran
tentang siapa yang terdzolimi dan siapa yang mendzolimi. Tentang Siapa yang merugikan dan siapa yang dirugikan.
Semoga tidak terjadi lagi dalam semangat perjuangan kita di HPA.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar